Disinggung dalam Rapat Kominfo – DPR, Lazada Akui Ada Serangan Siber

Photo of author

By admin


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan ada kebocoran data di platform Lazada. E-commerce asal Singapura ini mengakui ada upaya serangan siber ke akun penjual.

Juru bicara Lazada menyampaikan, baru-baru ini perusahaan menerima informasi dari salah satu penjual bahwa ada upaya serangan siber. “Kami bekerja sama dengan penjual yang bersangkutan untuk menginvestigasi hal ini,” kata dia kepada Katadata.co.id, Kamis (24/11).

Lazada juga berupaya membantu penjual untuk memblokir akses akun. Selain itu, mengedukasi pengguna lain untuk mewaspadai upaya penipuan alias phising.

Namun ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil investigasi internal, tidak terdapat kerentanan dalam sistem atau proses apapun dari sisi Lazada yang menyebabkan akses tidak sah ke akun penjual tersebut.

“Hasil investigasi kami menyimpulkan bahwa insiden ini hanya terjadi terhadap satu akun penjual ini. Ini disebabkan oleh kelalaian penjual tersebut dalam menjaga kerahasiaan informasi login akunnya sendiri, sebagaimana dikonfirmasi oleh penjual,” ujar perusahaan.

Lazada juga sudah melaporkan insiden tersebut kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Ini sebagai bagian dari bentuk kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kominfo untuk memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi,” tambah dia.

Menteri Kominfo Johnny G Plate sebelumnya menyampaikan bahwa kementerian tengah menangani lima dugaan kebocoran data bulan ini. Rinciannya sebagai berikut:

  1. Carousell 8 November
  2. MyPertamina 10 November
  3. PeduliLindungi 15 November
  4. Lazada 16 November
  5. ‘Forum’ Mobile Legends 18 November

Hal itu disampaikan oleh Johnny dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi I DPR, Rabu (23/11). “Kominfo sedang mendalami dalam rangka pemberian rekomendasi terhadap Carousell, Lazada, dan Forum Mobile Legend,” kata dia pekan lalu (18/11).

 ‘Forum’ Mobile Legends tengah melakukan investigasi internal. Perusahaan yakin bahwa sumber data dalam file yang dibagikan berasal dari seorang moderator yang bertugas untuk memoderasi diskusi aktif dalam forum.



Sumber Berita

Leave a Comment